TERANG SEJATI-DUSUN JATI

DOA FRANSISCUS ASISI


Tuhan,
Jadikanlah aku pembawa damai,
Bila terjadi kebencian,
jadikanlah aku pembawa cinta kasih,
Bila terjadi penghinaan,
jadikanlah aku pembawa pengampunan,
Bila terjadi perselisihan,
jadikanlah aku pembawa kerukunan,
Bila terjadi kebimbangan,
jadikanlah aku pembawa kepastian,


Bila terjadi kesesatan,
jadikanlah aku pembawa kebenaran,
Bila terjadi kesedihan,
jadikanlah aku sumber kegembiraan,
Bila terjadi kegelapan,
jadikanlah aku pembawa terang,
Tuhan semoga aku ingin menghibur dari pada dihibur,
memahami dari pada dipahami,
mencintai dari pada dicintai,
sebab
dengan memberi aku menerima,
dengan mengampuni aku diampuni,
dengan mati suci aku bangkit lagi,
untuk hidup selama-lamanya.

SONGKOMBANG


Karawitan


Kegiatan budaya jawa melalui paguyuban ini dilaksanakan berdasarkan inisiatif seorang perantau dari dusun Jati yang menyumbangkan seperangkan gamelan lengkap dan biaya operasionalnya. bahkan ketika mengadakan spelan atau pentas biaya di tanggung dari perseorangan. mulai dari pelatih, biaya konsumsi, listrik semua atas kerelaan pencinta budaya Jawa ini.

Sampai saat ini memang belum ada pihak pemerintah yang berinisiatif membantu kegiatan para pencinta budaya Jawa di bidang Karawitan ini. Bahkan tidak ada uluran dari pihak dusun sendiri untuk bersama mengembangkan karawitan ini.

GAMELAN GONG DAN KENDANG


Photo Jati Candirejo


Berdiri di antara bukit-bukit kapur. Disana semak-semak menghijau di musim penghujan dan meranggas di musim kemarau.
Pohon jati yang berdiri kokoh pun mulai hilang tinggal tunas-tunas.

TUGAS KULIAH SMT 1


buka: http://charisvm.ordpress.com

tembakau


Tembakau ialah hasil pertanian yang diproses daripada daun tumbuh-tumbuhan genus Nicotiana yang segar. Ia mempunyai sejarah penggunaan yang panjang dalam kebudayaan orang asli Amerika dan telah memainkan peranan yang penting dalam pengasasan Amerika Syarikat sejauh zaman penjajah. Tembakau boleh didapati secara komersil dalam bentuk-bentuk kering mahupun awet dan sering dihisap (sila lihat merokok) dalam bentuk cerut, dan rokok, atau dengan menggunakan paip, paip air atau hookah. Tembakau juga boleh dikunyah, “dicelup” (diletakkan antara pipi dengan gusi), atau dihidu ke dalam hidung sebagai bahan sedutan dalam bentuk serbuk halus. (lebih…)

pohon jati


Untuk kegunaan lain dari Jati, lihat Jati (disambiguasi).
?Jati
Pucuk jati dan buahnya
Pucuk jati dan buahnya
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Lamiales
Famili: Lamiaceae
Genus: Tectona
Spesies: T. grandis
Nama binomial
Tectona grandis
Linn. f.

Jati adalah sejenis pohon penghasil kayu bermutu tinggi. Pohon besar, berbatang lurus, dapat tumbuh mencapai tinggi 30-40 m. Berdaun besar, yang luruh di musim kemarau.

Jati dikenal dunia dengan nama teak (bahasa Inggris). Nama ini berasal dari kata thekku (തേക്ക്) dalam bahasa Malayalam, bahasa di negara bagian Kerala di India selatan. Nama ilmiah jati adalah Tectona grandis L.f.

Jati dapat tumbuh di daerah dengan curah hujan 1 500 – 2 000 mm/tahun dan suhu 27 – 36 °C baik di dataran rendah maupun dataran tinggi.[1] Tempat yang paling baik untuk pertumbuhan jati adalah tanah dengan pH 4.5 – 7 dan tidak dibanjiri dengan air.[2] Jati memiliki daun berbentuk elips yang lebar dan dapat mencapai 30 – 60 cm saat dewasa.[1]

Jati memiliki pertumbuhan yang lambat dengan germinasi rendah (biasanya kurang dari 50%) yang membuat proses propagasi secara alami menjadi sulit sehingga tidak cukup untuk menutupi permintaan atas kayu jati.[3] Jati biasanya diproduksi secara konvensional dengan menggunakan biji. Akan tetapi produksi bibit dengan jumlah besar dalam waktu tertentu menjadi terbatas karena adanya lapisan luar biji yang keras.[3] Beberapa alternatif telah dilakukan untuk mengatasi lapisan ini seperti merendam biji dalam air, memanaskan biji dengan api kecil atau pasir panas, serta menambahkan asam, basa, atau bakteri.[4] Akan tetapi alternatif tersebut masih belum optimal untuk menghasilkan jati dalam waktu yang cepat dan jumlah yang banyak.[4]

Umumnya, Jati yang sedang dalam proses pembibitan rentan terhadap beberapa penyakit antara lain leaf spot disease yang disebabkan oleh Phomopsis sp., Colletotrichum gloeosporioides, Alternaria sp., dan Curvularia sp., leaf rust yang disebabkan oleh Olivea tectonea, dan powdery mildew yang disebabkan oleh Uncinula tectonae.[5] Phomopsis sp. merupakan penginfeksi paling banyak, tercatat 95% bibit terkena infeksi pada tahun 1993-1994.[5] Infeksi tersebut terjadi pada bibit yang berumur 2 – 8 bulan.[5] Karakterisasi dari infeksi ini adalah adanya necrosis berwarna coklat muda pada pinggir daun yang kemudian secara bertahap menyebar ke pelepah, infeksi kemudian menyebar ke bagian atas daun, petiol, dan ujung batang yang mengakibatkan bagian daun dari batang tersebut mengalami kekeringan.[5] Jika tidak disadari dan tidak dikontrol, infeksi dari Phomopsis sp. akan menyebar sampai ke seluruh bibit sehingga proses penanaman jati tidak bisa dilakukan. [5]

http://id.wikipedia.org/wiki/Jati

dusun jati dusun jati dusun jati

CARA DOWNLOAD VIDEO YOUTUBE


(lebih…)

SEBUAH DOA


Bentuklah puteraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk mengetahui kelemahannya.
Dan, berani menghadapi dirinya sendiri saat dalam ketakutan.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.


Bentuklah puteraku menjadi manusia yang berhasrat mewujudkan cita-citanya
dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja.
Seorang Putera yang sadar bahwa
mengenal Engkau dan dirinya sendiri adalah landasan segala ilmu pengetahuan.

motivasi membangun