TERANG SEJATI-DUSUN JATI

Beranda » ARTIKEL -ARTIKEL » Manusia kera?

Manusia kera?

Teori evolusi Darwin bahwa manusia adalah hasil evolusi dari simpanse. dalam wikipedia dituliskan:

Evolusi adalah proses perubahan pada seluruh bentuk kehidupan dari satu generasi ke generasi selanjutnya, dan biologi evolusioner mempelajari bagaimana evolusi ini terjadi. Pada setiap generasi, organisme mewarisi sifat-sifat yang dimiliki oleh orang tuanya melalui gen. Perubahan (yang disebut mutasi) pada gen ini akan menghasilkan sifat baru pada keturunan suatu organisme. Pada populasi suatu organisme, beberapa sifat akan menjadi lebih umum, manakala yang lainnya akan menghilang. Sifat-sifat yang membantu keberlangsungan hidup dan reproduksi organisme akan lebih berkemungkinan berakumulasi dalam suatu populasi daripada sifat-sifat yang tidak menguntungkan. Proses ini disebut sebagai seleksi alam. Penghasilkan jumlah keturunan yang lebih banyak daripada jumlah orang tua beserta keterwarisan sifat-sifat ini merupakan fakta tambahan mengenai kehidupan yang mendukung dasar-dasar ilmiah seleksi alam.[1] Gaya dorong seleksi alam dapat terlihat dengan jelas pada populasi yang terisolasi, baik oleh karena perbedaan geografi maupun mekanisme lain yang mencegah pertukaran genetika. Dalam waktu yang cukup lama, populasi yang terisolasi ini akan menjadi spesies baru.[2][3]

Pemahaman mengenai biologi evolusioner dimulai pada tahun 1859 dengan diterbitkannya buku On the Origin of Species karya Charles Darwin. Selain itu, hasil kerja Gregor Mendel pada tumbuhan juga membantu menjelaskan pola-pola pewarisan genetika. Hal ini kemudian mendorong pemahaman mengenai mekanisme pewarisan.[4] Penemuan lebih lanjut pada mutasi gen serta kemajuan pada genetika populasi menjelaskan mekanisme evolusi secara lebih mendetail. Para ilmuwan sekarang ini memiliki pemahaman yang cukup baik mengenai asal usul spesies baru (spesiasi) dan mereka pula telah memantau proses spesiasi yang terjadi di laboratorium maupun di alam. Pandangan evolusi modern ini merupakan teori utama yang para ilmuwan gunakan untuk memahami kehidupan.

Teori evolusi? So what?
Kita mungkin banyak menyita waktu untuk menentang teori evolusi Darwin. pada kenyataannya penelitian tersebut mengalami missing link karena ada bagian yang tidak dapat ditemukan atau ada usaha yang manipulatif dengan model mencocok-cocokkan pada bagian yang hilan.

secara jasmani ataupun biologi manusia memiki kesamaan, namun dalam tataran yang lebih tinggi tidak demikian. Manusia adalah makhluk spiritual dan tidak ada evolusi spiritual. Manusia dapat menembus alam roh. Manusia dapat memiiki keyakinan, peradaban, dan religiusitas sedangkan kera tidak. Dengan demikian betapa manusia adalah makhluk yang lebih tinggi dari pada kera, tetapi yang menjadi perenungan mengapa manusia dapat berlaku sangat jahat lebih dari kera?

Tentu hal ini diakibatkan manusia terasing dari Sang Pencipta, manusia tidak dapat lagi citra yang baik sebagai ciptaan mulia atau manusia kehilangan karakter dari Sang Pencipta.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 23,884 hits

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 1.091 pengikut lainnya

Flickr Photos

Morning Silence

Puffy

Emerald Damselfly ♀

Lebih Banyak Foto
%d blogger menyukai ini: